Saya tipikal orang yang apa adanya. kalau orang minta bantuan sama saya dan saya merasa bisa membantu maka akan saya bantu. Kasusnya begini, 3 bulan yang lalu salah satu anggota keluarga dari ayah saya meminjam uang kepada saya dengan jumlah yang menurut saya cukup banyak, itupun atas saran ayah saya makanya saya yakin untuk meminjamkan. Dia berjanji utang tersebut akan dibayar pada bulan Januari ini. Saya akui, sekarang kondisi keuangan saya sangat minim karena bulan terdahulu uang saya telah banyak digunakan untuk keperluan lain yang prioritasnya memang besar, jadi bukan untuk foya-foya. saya tidak menyenangi hura-hura.
Sekarang kondisi keuangan saya sudah sangat memprihatinkan dan terpaksalah saya menagih janji dia. Tapi jawaban yang saya dapat justru mengecewakan. Dia meminta maaf karena belum bisa mengumpulkan uang saya. Beberapa hari yang lalu memang ada tapi digunakan untuk membiayai istri dan anak2nya. dia juga bertanya padaku apakah aku tidak kasihan jika sepupu aku tersebut tidak makan???? wah, pertanyaan yang manis bukan? dia tidak berpikir bagaimana aku??? aku hidup sendirian di sini. kehidupanku bergantung atas diriku sendiri tapi dia justru menanyakan hal konyol padaku. Memang ini belum lewat dari Januari tapi kalau saya butuh mestinya dia punya persiapan uang itu bukan? Artinya jika dia mau bayar bulan Januari, mestinya uang itu sudah mulai terkumpul.
Sungguh mengecewakan, saya yang hidupnya sendirian di kota besar terpaksa merasa kekurangan akibat hal yang tidak semestinya. saya kesal sekali. Selalu saja diundur. Ada keluarga lain yang menanyakan untuk apa uang itu? Saya jawab untuk membeli keperluan sesuatu. Dan dia desak saya lagi untuk apa? Ingin rasanya saya berteriak "kenapa saya dipersulit untuk mendapatkan apa yang menjadi hak saya?, mau saya beliin apa kek itu kan urusan saya!!!" tapi saya tidak demikian. Sampai sekarang saya masih menunggu hak saya kembali. Masih ada guna-nya-kah keluarga seperti ini?
ahh..saya merasa terjepit, sesak menahan amarah, tapi saya hanya bisa berharap uang saya kembali cepat dan pelajaran berharga telah kudapat "Jangan pernah meminjamkan uang lagi padanya".


"Alam Takambang Jadi Guru" jadikan pengalaman tapi jangan pernah berhenti berbuat baik dengan keikhlasan karna berbuat baik melapangkan dada dan rezeki! kadang bantuan itu datang dari orang yang ga kita duga,.tetap jaga silaturrahmi, keluarga tetap keluarga selagi tidak menzholimi kita dan keluarga bukan untuk dipergunakan!!"just comment, a'fwan jika salah"!
BalasHapus