Jumat, 22 Januari 2010

SUDAH MEMBANTU, TAPI SAAT MINTA BANTUAN JUSTRU DIPERSULIT (sepertinya begitu)

Saya tipikal orang yang apa adanya. kalau orang minta bantuan sama saya dan saya merasa bisa membantu maka akan saya bantu. Kasusnya begini, 3 bulan yang lalu salah satu anggota keluarga dari ayah saya meminjam uang kepada saya dengan jumlah yang menurut saya cukup banyak, itupun atas saran ayah saya makanya saya yakin untuk meminjamkan. Dia berjanji utang tersebut akan dibayar pada bulan Januari ini. Saya akui, sekarang kondisi keuangan saya sangat minim karena bulan terdahulu uang saya telah banyak digunakan untuk keperluan lain yang prioritasnya memang besar, jadi bukan untuk foya-foya. saya tidak menyenangi hura-hura. 
Sekarang kondisi keuangan saya sudah sangat memprihatinkan dan terpaksalah saya menagih janji dia. Tapi jawaban yang saya dapat justru mengecewakan. Dia meminta maaf karena belum bisa mengumpulkan uang saya. Beberapa hari yang lalu memang ada tapi digunakan untuk membiayai istri dan anak2nya. dia juga bertanya padaku apakah aku tidak kasihan jika sepupu aku tersebut tidak makan???? wah, pertanyaan yang manis bukan? dia tidak berpikir bagaimana aku??? aku hidup sendirian di sini. kehidupanku bergantung atas diriku sendiri tapi dia justru menanyakan hal konyol padaku. Memang ini belum lewat dari Januari tapi kalau saya butuh mestinya dia punya persiapan uang itu bukan? Artinya jika dia mau bayar bulan Januari, mestinya uang itu sudah mulai terkumpul.
Sungguh mengecewakan, saya yang hidupnya sendirian di kota besar terpaksa merasa kekurangan akibat hal yang tidak semestinya. saya kesal sekali. Selalu saja diundur. Ada keluarga lain yang menanyakan untuk apa uang itu? Saya jawab untuk membeli keperluan sesuatu. Dan dia desak saya lagi untuk apa? Ingin rasanya saya berteriak "kenapa saya dipersulit untuk mendapatkan apa yang menjadi hak saya?, mau saya beliin apa kek itu kan urusan saya!!!" tapi saya tidak demikian. Sampai sekarang saya masih menunggu hak saya kembali. Masih ada guna-nya-kah keluarga seperti ini?
ahh..saya merasa terjepit, sesak menahan amarah, tapi saya hanya bisa berharap uang saya kembali cepat dan pelajaran berharga telah kudapat "Jangan pernah meminjamkan uang lagi padanya".

Jumat, 01 Januari 2010

antara 31 desember 2009 dan 1 januari 2010

awalnya mau  internetan setahun karena saya memang tidak terbiasa berada diluar rumah lewat dari jam 9 malam. 31 desember ini kantor mengizinkan karyawannya pulang setengah hari jadi dari jam 12 siang saya sudah di rumah dan membuka pc lalu internetan. facebook, twitter, friendster, lirik lagu, download wallpaper, chatting YM semua saya lakukan tapi baru jam 11 malam mata saya sudah tidak bisa diajak kompromi. rasanya ingin tidur, tapi di lain sisi saya ingin tahu juga cara orang2 jakarta menyambut tahun baru dari kamar saya yang terletak di lantai 2 dan menghadap ke arah jalan raya. tapi jalanan saya ini tidak terlalu ramai, karena tidak benar2 jalan besar, hanya saja di sebelah rumah saya ada lokasi taman kuliner. nah disini saya lihat banyak orang, mungkin akna merayakan tahun baru sambil makan2 dengan orang2 yang terkasih. kalau saya memilih di rumah karena alasan saya tidak biasa di luar rumah lewat dari jam 9 malam dan satu lagi orang2 terkasih saya berada jauh dari saya.

benar juga, saya tidak tahan lagi. mata ini sudah memohon untuk dipejam. akhirnya saya tertidur. jam 12 saya mulai terbangun lagi, ah sial padahal mata saya masih sangat mengantuk. tebak apa yang membuat saya terbangun? yaa..mungkin jawaban anda ada yang benar. suara petasan meraung2 di sebelah rumah saya!! saya merasa akan melempari orang itu dengan batu, tapi sayang di sekitar kamar saya tidak menemukan batu, hehehehe. saya pikir ini tidak akan lama, tapi saya salah. mungkin petasan yang mereka bawa untuk dinyalakan ada berkarung2 karena sudah hampir jam 1 masih belum juga berhenti. ditambah lagi suara klakson mobil yang seperti sengaja dihidupkan untuk menambah hingar bingar euphoria tahun baru. oh God!!! ini sudah sangat mengganggu!!  

saya merasa berada di tengah perang.

darrrrr.........deerrrrrrrr.............dooorrrrrrrrrr..!!...ccuuiiiinnggggg..........tassssss...tiiiinnnnnnnnnn

sangat mengecewakan!!! mungkin beberapa orang menyenangi kegiatan seperti ini, tapi tidakkah mereka berfikir bahwa di sekitar mereka masih ada sekelompok orang (saya tidak tahu apakah mayoritas atau minoritas) yang lebih menginginkan suasana damai dalam menyambut tahun baru. suasana yang khusyuk dalam doa agar rencana di tahun 2010 menjadi rencana yang bernilai baik dan mendapatkan restu dari Tuhan serta kesuksesan!! amin. kemudian bangun tidur dengan semangat yang baru. refresh karena istirahat malam tidak terganggu.

seperti itu lebih baik menurut saya!